MTsN3 Grobogan merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat yang tinggi. Dalam rangka peringatan tersebut, Bapak Kepala Madrasah, Bapak Nurhadi, membina upacara bendera yang dihadiri oleh seluruh siswa dan guru pada pagi yang cerah di halaman sekolah.
Dalam pidatonya, Bapak Nurhadi mengungkapkan pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan bangsa. Beliau juga mengingatkan kembali arti pendidikan bagi bangsa ini sebagaimana semboyan yang kita kenal semua ” Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”
Ing ngarso mempunyai arti di depan atau di muka, sung atau isung artinya saya, dan tuladha berarti teladan. Sehingga istilah ini memiliki arti “di depan memberikan contoh atau teladan.”
Ini artinya bahwa seorang pemimpin harus menjadi contoh yang baik bagi orang lain, berperilaku baik, dan menjadi panutan. Jadi, menjadi pemimpin berarti memberikan contoh yang baik kepada orang-orang di sekitarnya.
Ing artinya di tengah-tengah, mbangun berarti membangun, krasa berarti kemauan. Sehingga memiliki arti “di tengah-tengah membangun kemauan atau cita-cita”.
Ini mengandung pesan bahwa seorang pemimpin harus bisa memotivasi orang di sekitarnya, memberikan semangat, dan menciptakan suasana yang kondusif untuk produktivitas. Mereka harus mampu membangkitkan semangat orang lain dalam bekerja.
Sedangkan, tut wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Istilah tersebut memiliki arti yakni “dari belakang memberikan dorongan moral atau semangat.”
Ini berarti seorang pemimpin juga harus mendukung dan memberi dorongan kepada orang-orang di belakangnya. Mereka harus memberikan dukungan moral dan semangat kepada rekan-rekan kerja atau bawahan mereka. Dorongan moral ini membantu memotivasi dan menginspirasi orang lain.


